Siklus ke-16, Agribisnis Perikanan SMKN Rawajitu Timur Sukses Panen Dini Udang Vaname
Panen Dini Udang Vaname Siklus ke-16 di SMKN Rawajitu Timur Berjalan Sukses
Rawajitu Timur — Program Keahlian Agribisnis Perikanan SMKN Rawajitu Timur kembali melaksanakan kegiatan panen udang vaname pada siklus ke-16 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik bagi peserta didik.
Panen dilakukan pada DOC 81 dengan metode panen total di kolam praktik Agribisnis Perikanan SMKN Rawajitu Timur. Keputusan panen lebih awal ini diambil sebagai langkah antisipatif akibat adanya penurunan kualitas air yang dipicu oleh curah hujan tinggi selama kurang lebih satu minggu.
Guru pembimbing, Mustofa, S.Pd., menjelaskan bahwa pada DOC 81 ditemukan kematian udang sekitar 4 kilogram akibat gagal moulting yang diduga disebabkan oleh rendahnya kadar oksigen terlarut (DO). Untuk meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar, tim praktik bersama siswa sepakat melakukan panen dini.
Dari hasil panen tersebut, diperoleh total biomassa sebesar 420 kilogram dengan rincian udang terjual sebanyak 402 kilogram, udang mati 4 kilogram, dan sisa panen 14 kilogram. Size panen tercatat pada ukuran 74. Sementara itu, total pakan yang digunakan selama siklus budidaya mencapai 520 kilogram dengan nilai Survival Rate (SR) sebesar 86% dan Feed Conversion Ratio (FCR) sebesar 1,23.
Secara umum, hasil panen menunjukkan bahwa manajemen budidaya udang vaname berjalan cukup baik meskipun menghadapi kendala cuaca. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan output produksi, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam pengambilan keputusan, kerja sama tim, serta evaluasi teknis dan ekonomis budidaya perikanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik semakin siap menghadapi dunia kerja maupun wirausaha di bidang perikanan budidaya serta mampu melakukan perbaikan manajemen pada siklus berikutnya.
SMK Negeri RJT
0 Komentar